Showing posts with label Berita Duka. Show all posts
Showing posts with label Berita Duka. Show all posts

Vokalis The Monkees Tutup Usia

Los Angeles: Davy Jones (66), vokalis utama dari band The Monkees, meninggal dunia pada Rabu (29/2) pagi hari waktu setempat setelah terkena serangan jantung di kediamannya di Indiantown, Florida. Kabar duka ini juga sudah dikonfirmasi oleh juru bicaranya kepada ABC News.

"Seluruh keluarga, teman, dan penggemarnya bersedih atas meninggalnya Davy," kata manajer sekaligus saudara iparnya, Joseph Pacheco. "Kami sangat beruntung memiliki manusia hebat seperti dirinya. Sedihnya, waktu hidup Davy sangat pendek dan ia akan dikenang oleh semua orang yang mengenalnya."

Pihak pemeriksa medis kepolisian Marty County, Florida, akan mengerahkan investigasi kematian Jones, tetapi sebelumnya mereka mengatakan bahwa "tidak ada hal yang mencurigakan" di sekitar kematiannya. Jones meninggalkan istri Jessica Pacheco-Jones, dan empat putri dari pernikahan sebelumnya.

Pria kelahiran Inggris itu bergabung dengan band pop rock The Monkees pada 1966 dan berkontribusi mempopulerkan sejumlah hits seperti "Daydream Believer" dan "I'm a Belieber." Band ini terbentuk sebagai bagian dari serial televisi tentang band rock, yang juga berjudul "The Monkees."

Kemudian, serial tersebut dihentikan pada 1968. Namun, band yang beranggotakan Micky Dolenz, Peter Tork, dan Michael Nesmith, bubar dua tahun kemudian. Mereka juga reuni di sejumlah inkarnasi, termasuk yang belum lama ini untuk sebuah tur di Inggris dan AS. Selain di musik, Jones juga sempat menjadi cameo di film "Brady Bunch Movie (1995)"

Apple Dituding Eksploitasi Kematian Whitney Houston

Washington: Penggemar Whitney Houston dibuat berang. Mereka menuduh Apple mengeksploitasi kematian penyanyi bersuara emas itu dengan menaikkan harga di album permintaan di iTunes.

Album "The Ultimate Collection" yang dirilis pada 2007, telah naik harganya dari $ 4,70 menjadi $ 12,60.

Tudingan itu muncul setelah penyanyi dengan hitnya yang terkenal "I Will Love You" dan "I Wanna Dance With Somebody", ditemukan tewas di sebuah kamar di hotel pada Sabtu (11/2) sore.

Menurut laporan Digital Spy, Senin (13/2), para pengguna dikabarkan mengeluh mereka tidak dapat mendownload "Ultimate Collection" dengan harga baru. Beberapa penggemar musik menuduh Apple 'menguangkan' kematian penyanyi itu, sementara yang lain mengatakan perusahaan harusnya 'malu'.

"Saya marah karena saya merasa iTunes menguangkan kematian penyanyi itu, yang menurut saya benar-benar parasit," ujar seorang pelanggan. "Album itu sendiri terkenal, jadi jangan mempersulit untuk membelinya".

Meski harga untuk albumnya itu naik, penyanyi ini diharapkan mendominasi tangga lagu single dan album pada pekan depan. Dia saat ini berada di tangga teratas iTunes ', dengan hit andalannya pada 1992 "I Will Always Love You".

Album Houston juga mendominasi best seller CD di Amazon pada Ahad dengan "The Greatest Hits" di peringkat pertama dan tujuh album Houston lainnya. Termasuk untuk soundtrack "Bodyguard" dan "Waiting to Exhale" yang masuk sepuluh besar.

"The Greatest Hits" juga menduduki puncak teratas penjualan MP3 di Amazon dan beberapa rilis digital Houston lainnya berada di posisi 40 besar.

Di iTunes, delapan dari album Houston tercantum sebagai penjualan album teratas dari top 100, dengan "The Greatest Hits" berada di posisi No 1.

Sebanyak 170 juta album dan single Houston terjual di seluruh dunia. Wanita ini juga memenangkan dua Emmy Awards, enam Grammy Awards, 30 Billboard Music Awards, dan 22 American Music Awards sepanjang kariernya.

Menurut laporan terbaru, tubuh Houston ditemukan di bak mandi di Beverly Hilton Hotel di Los Angeles. Penyanyi itu diduga memiliki pil resep seperti Xanex.

Whitney Ditemukan Tewas di Bak Mandi

Los Angeles: Sedikit demi sedikit, misteri tewasnya sang diva Whitney Houston mulai terbongkar. Baru-baru ini, beberapa karyawan Beverly Hilton Hotel mengatakan kepada TMZ.com, Ahad (12/2), bahwa Houston ditemukan tewas di bak mandi kamar hotelnya.

Seperti yang sebelumnya diberitakan, seorang teman dari rombongannya menemukan Houston tak sadarkan diri dan menelepon pihak keamanan hotel, yang kemudian juga menelepon saluran darurat 911.
Menurut sumber tersebut, pihak kepolisian tiba di lokasi beberapa menit kemudian bersama tim pemadam kebakaran, yang juga datang oleh panggilan telepon dari pihak lain. Tim paramedis juga sudah menggunakan CPR, namun alat bantuan itu tidak menghasilkan apa pun. Tak lama kemudian, Houston dinyatakan meninggal dunia pada pukul 3:55 sore, Sabtu (11/2).

Sumber itu juga mengatakan, tidak ada tanda-tanda hal yang mencurigakan di kamar Houston. Pihak detektif dari kepolisian setempat juga baru memulai investigasi. Sampai berita ini diturunkan, polisi masih menunggu sebuah surat perintah penggeledahan untuk memeriksa kamar hotel Houston.

Kronologi Tewasnya Sang Diva Whitney Houston

Los Angeles: Whitney Houston meninggal dunia, Sabtu (11/2) sore waktu setempat. Kabar ini juga sudah dikonfirmasi oleh juru bicaranya Kristen Foster yang melaporkan ke kantor berita The Associated Press.

Menurut sumber-sumber penegak hukum Los Angeles, seorang teman atau anggota dari rombongannya menemukan Houston terbaring tak sadarkan diri di kamar hotelnya di Hotel Beverly Hilton. Kemudian, ia menelepon tim keamanan hotel yang juga menelepon sambungan darurat 911. Ketika tim paramedis tiba di kamarnya, Houston ditemukan tidak responsif.
Tim polisi juga tiba di lokasi beberapa menit kemudian, bersamaan dengan tim pemadam kebakaran yang ditelepon oleh pihak lain. Menurut sumber tersebut, tim paramedis sempat memeriksa Houston dengan alat CPR yang ternyata tidak bereaksi. Kemudian, Houston diumumkan meninggal dunia pada pukul 3:55 sore waktu setempat.

Sumber itu mengatakan tidak ada tanda-tanda jelas mengenai hal yang mencurigakan, namun sejumlah detektif dari kepolisian setempat sudah memulai investigasi. Sumber itu juga mengatakan, identitas Houston itu diberitahu langsung oleh keluarga dan teman-temannya. Pelantun "I Will Always Love You" itu memang diketahui bertarung dengan kecanduan narkoba selama bertahun-tahun.

Houston sebelumnya juga sempat muncul pada Kamis malam dalam pesta menyambut datangnya perayaan Grammy. Pada malam itu, Houston memang terlihat dalam kondisi tidak baik. Ia bahkan sempat bernyanyi dalam acara itu, yang menjadi penampilan terakhirnya.

Houston pernah memenangkan dua piala Emmy Awards, enam Grammy Awards, 30 Billboard Music Awards, 22 American Music Awards selama karier fantastisnya. Albumnya "Whitney" dinobatkan menjadi album wanita pertama yang debut ke posisi puncak Billboard Charts. Ia bahkan sudah menjual sebanyak 200 juta kopi album di seluruh dunia.

Houston juga memegang gelar Kehormatan Doktor Humaniora dari Grambling State University di Louisiana, AS. Ia memiliki satu putri Bobbi Kristina dari mantan suaminya Bobby Brown. Ia menikah dengan Brown dalam periode waktu 1992-2007. Terakhir kali, Whitney kepergok menikmati weekend bersama dengan kekasih putus-nyambungnya Ray-J.

HIM Damsyik Meninggal Dunia

Jakarta: Panggung hiburan Indonesia kembali diselimuti awan. Haji Incik Muhammad Damsyik alias HIM Damsyik meninggal di Rumah Sakit Puri Cinere, Depok, Jawa Barat, Jumat (3/2) dinihari. Berita meningalnya bintang kelahiran Teluk Betung, Lampung.

Pria yang melejit setelah memerankan Datuk Maringgih dalam film Siti Nurbaya itu meninggal di usia 82 tahun. Sebelumnya HIM Damsyik dirawat di RS Metropolitan Medical Centre (MMC) Kuningan, Jakarta. Ia diduga mengalami penurunan daya tahan tubuh lantaran sumsum tulang belakangnya tak menghasilkan antibodi.

Kondisi HIM Damsik sempat membaik. Namun Tuhan berkehendak lain. Him Damsyik akhirnya kembali ke pangkuan Sang Kuasa. Saat ini jenazah pria yang piawai berdansa itu telah berada di rumah duka di daerah Cinere, Depok. Selamat jalan dalam tidur panjangmu. Semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

Ade Namnung Sempat Cium Kaki Sang Bunda

Jakarta: Kesedihan masih menyelimuti keluarga Ade Namnung di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Hariningsih, ibunda Ade, mengaku ikhlas atas kepergian sang putra yang dirasa begitu cepat.

"Dia baik banget sama siapa pun. Sama ibu juga sayang banget," kata Hariningsih kepada Saudaranya Kamis (2/2).

Sejumlah firasat dirasakan sang bunda. Sehari sebelum menghembuskan nafas terakhir, pemilik nama Syamsul Effendy itu sempat mencium kaki sang bunda, untuk meminta maaf. "Dia bilang, 'Maaf ya Ma, izinkan saya minta maaf sama Mama.' Sambil nyiumin kaki saya," kenang Ningsih lirih.

Kesedihan mendalam juga dirasakan Farinawati Diyanti. Wanita manis asal Pekan Baru, Riau, itu harus menerima kenyataan sang kekasih hati selama dua tahun setengah ini harus pergi selama-lamanya. Rencana pernikahan yang digadang-gadang akan digelar April mendatang pun harus pupus.

Sehari sebelum tutup usia, lelaki yang disapa Mas Ade itu sempat mengirimkan pesan romantis dengan kalimat, "I Love You"

Karya Terakhir Adesagi Kierana

Kepergian desainer muda Indonesia berbakat, Ade Chandra Kierana Sagi atau yang lebih dikenal dengan Adesagi Kierana ternyata memberikan duka yang mendalam bagi dunia fashion Indonesia.

Di kalangan desainer, Adesagi Kierana dikenal sebagai desainer yang perfeksionis dalam masalah detail busana.

Hal tersebut pula yang menjadi ciri khas Adesagi Kierana dalam dunia fashion, ciri khas tersebut selalu muncul di antara beragam corak emosi yang tertuang dalam karya-karya Adesagi.


Ketelitian Adesagi bermain detail dalam busana rancangannya membuat koleksi tersebut diminati.

Adesagi Kierana telah 7 tahun berkecimpung dalam dunia mode dan tergabung dalam IPMI (Ikatan Perancang Mode Indonesia) yang membuat namanya semakin dikenal di dunia mode Indonesia.

Selama ini Adesagi dikenal dengan karakter busana siluet feminin dengan warna neon dengan katun print pada dress, top, dan skirt. Selain itu, desain baju Adesagi Kierana yang berkesan youthful, fresh, chic, modern, dan futuristik menjadi koleksi favorit bagi pelanggannya yang banyak terdiri dari kalangan artis dalam negeri, seperti Titi DJ.

Adesagi sempat memamerkan karya terakhirnya yang bertema "Almost Famous" pada acara Acceleration IPMI Trend Show pada 12 Oktober 2011.

Menampilkan koleksi busana dengan potongan yang edgy dan asimetris, serta perpaduan warna neon dan gelap, cerminan ciri khas rancangannya yang sangat playful. Selain itu permainan motif salur dan stripe dengan teknik transparansi sehingga menghasilkan koleksi busana yang istimewa.

Selamat jalan Adesagi Kierana