Penampakan wajah Menyeramkan Dari Letusan Gunung Eyjafjallajokull

Sebuah radar yang merekam aktivitas Gunung Eyjafjallajokull tersebut berhasil menagkap fenomena seperti penampakan wajah orang menyeringai dan seperti lukisan "The Scream" karya Edvard Munch.

http://img341.imageshack.us/img341/3796/thecraterofeyjafjallajo.jpg

Penampakan tersebut akibat dari erupsi volcanic terjadi pada glacier Gunung Eyjafjalla di selatan Republik Islandia 13 april 2010

Kebetulan, lukisan tersebut juga diilhami oleh letusan dahsyat Gunung Krakatau pada tahun1883



http://static.republika.co.id/images/gunung_berapi_eyjafjallajokul_di_islandia_100504113358.jpg

http://img217.imageshack.us/img217/3796/thecraterofeyjafjallajo.jpg

Seks Bisa Memacu Pertumbuhan Otak (MUST READ)

img

Manfaat seks kini tidak sebatas rekreasi dan prokreasi saja. Hubungan seks secara teratur ternyata juga dapat meningkatkan pertumbuhan otak.

Penelitian ini didasarkan pada temuan terdahulu, bahwa otak yang dipenuhi pikiran tidak menyenangkan cenderung lebih tidak berkembang.

Peneliti lantas ingin mengungkap, apakah hal yang sebaliknya berlaku jika otak diisi pikiran yang menyenangkan seperti pengalaman berhubungan seks.

Peneliti menggunakan mencit sebagai percobaanya. Hasilnya, mencit yang mendapat akses kawin setiap hari otaknya tidak menunjukkan glukokortikosteroid, senyawa yang menunjukkan tingkat stres tinggi dibanding yang kawin sekali dalam 2 pekan.

Dikutip dari Livescience, Minggu (9/8/2010), peneliti membuktikannya perkembangan sel otak menunjukkan proliferasi atau pertumbuhan sel otak yang lebih tinggi di daerah hippocampus, bagian otak yang terkait dengan kemampuan mengingat, jika melakukan kegiatan seks yang rutin.

Temuan ini menguatkan teori bahwa pikiran-pikiran yang tidak menyenangkan dapat menghambat pertumbuhan sel otak. Namun efek tersebut bisa diatasi dengan pengalaman-pengalaman yang menyenangkan, termasuk hubungan seks.

Ajaib!!! Bayi Prematur Hidup Lagi Setelah Dipeluk Ibunya 2 Jam

img
Bayi Jamie
Sentuhan kulit ibu memberikan keajaiban kepada bayi prematur yang sudah dinyatakan meninggal. Seorang wanita membuktikan bagaimana bayinya yang sudah meninggal bisa hidup lagi setelah 2 jam dipeluknya.

Bayi Jamie Ogg lahir prematur dalam usia 27 minggu di sebuah rumah sakit di Sydney. Bayi Jamie dilahirkan kembar dengan berat hanya 900 gram bersama adik kembarnya Emily.

Namun bayi Emily selamat, sedangkan Jamie dinyatakan meninggal setelah dokter berjuang menyelamatkannya dan tidak ada tanda-tanda kehidupan setelah 20 menit.

Dokter kemudian membungkus bayi Jamie yang sudah tak bernyawa dengan selimut dan memberikan kepada ibunya Kate Ogg. Kate dan suaminya David Ogg begitu hancur menerima satu anak kembarnya meninggal.

Oleh Kate, bayi Jamie yang sudah tak bernyawa ditaruhnya didadanya sambil terus dipeluk. Selama 2 jam, Kate berbicara dengan bayi Jamie tentang keluarga dan apa yang akan dilakukan sepanjang hidupnya jika ada Jamie.

"Aku menaruh dia di dada dengan kepalanya di lenganku dan terus memeluknya sambil berbicara. Dia tidak bergerak sama sekali," kata Kate dalam wawancara dengan televisi Channel 7's sepert dilansir news.sky.com, Minggu (29/8/2010).

Pelukan Kate selama 2 jam tersebut ternyata memberikan keajaiban. Bayi Jamie mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan. "Napas Jamie kadang terengah-engah, tapi menurut dokter itu tindakan refleks," kata Kate.

Sesuatu yang mengejutkan pun terjadi. Bayi Jamie bergerak seperti terkaget dan napasnya mulai teratur. "Aku berpikir, ya Tuhan apa yang terjadi, beberapa menit kemudian ia membuka matinya. Ia mengulurkan tangannya dan meraih jari saya dan menggerakkan kepalanya," tutur Kate.

Dokter pun terkejut dan terus berkata tidak percaya dan mengatakan ini suatu keajaiban. Kate lalu memberikannya ASI perlahan-lahan.

Dokter menduga tubuh hangat Kate bertindak seperti inkubator yang menjaga bayi dan merangsangnya tetap hangat. Metode ini seperti yang dianjurkan para ahli agar memberikan gendongan Kangguru pada bayi prematur.

Sentuhan kulit ke kulit dengan cara memeluk bayi di dada lebih menguntungkan ketimbang perawatan dalam inkubator.

David mengaku sangat beruntung mempunyai istri yang kuat dan cerdas. "Dia seperti punya naluri yang kuat apa yang mesti dia lakukan. Jika Kate tidak memeluknya lama, mungkin Jamie tidak akan pernah berada di sini," kata David.

Bayi Jamie yang muncul di TV adalah bayi sehat yang sekarang berusia 5 bulan.

Bayi yang lahir prematur memang sangat rentan terhadap suhu dan mudah terserang hipotermia sehingga harus dimasukkan ke dalam inkubator. Tapi dengan metode Kangaroo Care, ibu bisa merawat si kecil secara lebih dekat tanpa perlu menggunakan inkubator.

Kangaroo Care ini adalah metode perawatan bayi prematur dengan cara memberikan sentuhan kulit ke kulit antara si ibu dengan bayi.

Dalam melakukan metode ini, perlu diperhatikan bahwa posisi bayi harus lurus, tidak boleh ditekuk. Lalu bayi didekatkan ke tubuh si ibu. Kemudian beri penutup kepala dan kaki pada bayi. Lakukan hal tersebut selama 24 jam.

Dengan melakukan hal tersebut, bayi akan mendapat panas dari tubuh ibunya dan suhunya menjadi stabil karna si ibu memiliki suhu tubuh antara 36,5-37 derajat Celcius. Suhu tubuh ibu ini merupakan pemanas alami yang lebih baik dibandingkan dengan inkubator yang hanya bersuhu 34 derajat.

Rahasia Tidur dalam Rambut Manusia

Akar rambut ternyata memegang peran cukup besar pada aktivitas gen yang memengaruhi kapan seseorang tidur dan bangun. Demikian menurut penelitian yang menemukan kaitan antara siklus tidur dan akar rambut kita.

Perlu diketahui bahwa siklus tidur dan bangun manusia dikontrol oleh gen yang disebut gen jam (clock genes). Gen ini memvariasikan kegiatan orang sepanjang hari dan mengatur jam internal yang mendorong ritme sirkadian.

Gen jam manusia pertama kali ditemukan sekitar 10 tahun lalu. Para ilmuwan mengisolasi gen ini untuk mempelajari siklus tidur dan bangun. Ketika gen ini aktif, DNA akan diubah menjadi RNA, langkah pertama untuk menghasilkan protein yang penting untuk menyampaikan instruksi gen dan memengaruhi ritme sirkadian.

RNA bisa ditemukan dalam sel di seluruh tubuh, mulai dari sel darah putih hingga ke lapisan mukosa mulut. Namun, mengekstraksi RNA dari sel tidak dapat diandalkan. Maka Makato Akashi, peneliti dari Jepang, dan timnya memilih rambut. Di dasar setiap rambut terdapat sel folikel yang masih hidup ketika rambut dicabut.

Dengan mengambil sekitar 10 helai rambut dari kepala partisipan studi, peneliti bisa melacak aktivitas tiga gen jam secara terpisah.

Dari rambut yang dicabut pada saat orang sedang beraktivitas, ditemukan puncak ekspresi gen (ketika terjadi perubahan RNA) ada pada orang yang sedang terjaga. Ketika orang itu mengubah jadwal tidurnya menjadi empat jam selama tiga minggu, terjadi reaksi jet lag karena puncak aktivitas gen hanya bergeser 2,1 jam. Dengan kata lain, meski orang itu mengubah jadwal tidurnya, jam tubuh mereka belum bisa menyesuaikan.